Disana sini dan dimana mana isinya dah kos kosan. Lahan pertanian makin sempit…semua dah beralih profesi jadi pengusaha kos-kosan dan pedagang dadakan…Yah dunia sudah berubah.
Tapi alhamdulillah pada lancar semua…karena peredaran dan perputaran uang di kompleks sukabirus it telkom diestimasi lebih dari 5 milyar.
Dari perputaran uang yg tinggi tadi…tentunya menaikkan daya beli warga sekitar sehingga dapat meningkatkan taraf hidup warga kampung tentunya.
Tetapi dibalik itu semua juga ada pelanggaran pelanggaran kecil…contohnya pelanggaran tentang IMB didepan area poltek telkom…kan sudah ada plakat dan rambu “dilarang berdagang di area ini”, tetapi koq kayaknya rambu tersebut tidak berpengaruh banget…nyatanya banyak yang berjualan disekitar situ. Indonesia….oh Indonesia….
Bener sich…disitu tempatnya strategis, ramai dan kalau berjualan pasti dijamin laku lah. Dan jeleknya belum dan tidak ada pihak yang berwenang untuk menertibkannya. Sebagai pengamat saja sich rasanya juga kasihan kalau sampai tempat usaha mereka digusur, tapi boleh buat peraturan harus ditegakkan dan bukan untuk dilanggar. Harusnya pihak kampus dan pihak warga setempat rembug bareng untuk membuat deal deal tentang mendirikan tempat usaha yang tidak melanggar IMB.
Yah nasi sudah menjadi bubur…mau diapakan lagi…ya terserah yang berwenang aja tuk menanganinya…”makan ga makan asal kumpul”….diganti aja dengan “mau kumpul mau kagak yang penting makan!!!! “
Penulis hanya dan cuma menerawang sekilas saja kondisi kompleks sukabirus it telkom terkini. Tidak ada maksud, tujuan dan motif-motif tersembunyi. Semuanya demi ketertiban dan kenyamanan kita semua. Dari sini andalah yang mampu untuk menyimpulkannya sendiri…mana yang baik dan mana yang lebih baik!!!! Selesai
refresing dari MREP, blogwalkin